MTs Sunan Kalijogo Kirim Dua Pleton dalam Lomba Baris-Berbaris Tingkat Kabupaten Kediri

MTs Sunan Kalijogo Kirim Dua Pleton dalam Lomba Baris-Berbaris Tingkat Kabupaten Kediri

Kediri, MCM – Semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kediri diwarnai dengan lomba baris-berbaris (LBB) tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan tersebut berlangsung selama dua hari.
Total sekitar 6.000 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti lomba yang mengambil rute sejauh tiga kilometer. Peserta memulai perjalanan dari kawasan Pemkab Kediri dan finis di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Simpang Lima Gumul (SLG). Sebanyak 177 peleton diterjunkan dengan total sekitar 2.900 pelajar dari tingkat SMP/MTs.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mohamad Muhsin mengatakan, LBB merupakan agenda tahunan yang rutin digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan semata-mata perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai patriotisme, kepahlawanan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap bangsa kepada generasi muda.
“Mereka bisa mewarisi dan menghargai semangat juang pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Memberikan teladan kepada jiwa-jiwa muda Gen Z yang berjuang meraih masa depan lebih baik dan disiplin tinggi agar memiliki jiwa Pancasilais sejati,” kata Muhsin.
Beliau menambahkan, terdapat sejumlah indikator yang menjadi penilaian dalam lomba baris-berbaris. Di antaranya kerapian barisan, kekompakan peserta, serta kelengkapan formasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kediri berharap semangat kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme dapat terus tumbuh di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.*

Semangat kedisiplinan dan kekompakan kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi MTs Sunan Kalijogo. Dalam rangka mengikuti Lomba Baris-Berbaris (LBB) tingkat Kabupaten Kediri, madrasah mengirimkan dua pleton terbaik yang terdiri atas satu pleton putra dan satu pleton putri.
Keikutsertaan dalam ajang tingkat kabupaten tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen MTs Sunan Kalijogo dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat berprestasi melalui kegiatan nonakademik.
Bagi sebagian orang, baris-berbaris mungkin terlihat sebagai kegiatan yang sederhana. Namun, di balik setiap langkah dan gerakan yang dilakukan secara serempak, terdapat proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, konsentrasi, kekompakan, dan kerja sama.
Hal tersebut pula yang menjadi bagian dari proses persiapan para peserta LBB MTs Sunan Kalijogo. Para siswa mengikuti latihan secara rutin dan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Mereka berlatih berbagai gerakan dasar hingga gerakan yang membutuhkan koordinasi dan ketepatan tinggi.
Dua pleton yang dikirimkan MTs Sunan Kalijogo memiliki tantangan masing-masing. Pleton putra dan pleton putri sama-sama mempersiapkan diri untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan para juri dan peserta dari berbagai madrasah maupun sekolah di Kabupaten Kediri.
Perbedaan karakter dan kemampuan setiap anggota justru menjadi bagian dari proses pembentukan sebuah tim yang solid. Mereka belajar untuk saling mengingatkan, memberikan semangat, dan menjaga kekompakan selama latihan.
Semangat tersebut terlihat dari kesungguhan para siswa mengikuti setiap sesi latihan. Teriknya matahari, rasa lelah, dan gerakan yang harus diulang berkali-kali menjadi bagian dari proses yang harus mereka jalani.
Bagi para peserta, latihan bukan hanya tentang mempersiapkan penampilan pada hari perlombaan. Lebih dari itu, latihan menjadi pengalaman untuk belajar mengenai arti disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kekompakan, dan pantang menyerah.
Keikutsertaan dua pleton MTs Sunan Kalijogo dalam LBB tingkat Kabupaten Kediri mendapat dukungan dari pihak madrasah. Dukungan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa yang berani mengembangkan potensi dan membawa nama baik madrasah dalam sebuah kompetisi.
Kepala MTs Sunan Kalijogo Bpk. Eko Wahyudi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pembina yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Mengikuti lomba bukan hanya tentang menang atau kalah. Anak-anak mendapatkan pengalaman berharga tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian untuk tampil. Itu merupakan bagian penting dari pendidikan karakter,” tuturnya.
Menurut Beliau, setiap siswa memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, madrasah berupaya memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang melalui berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.
Lomba Baris-Berbaris juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami bahwa sebuah prestasi tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan latihan, kedisiplinan, kesabaran, dan kemauan untuk terus memperbaiki kekurangan.
Setiap langkah yang dilakukan secara serempak menjadi simbol bahwa keberhasilan membutuhkan kebersamaan. Tidak ada anggota yang dapat berjalan sendiri ketika berada dalam satu pleton. Semua harus bergerak dengan irama dan tujuan yang sama.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pendidikan di madrasah, yaitu membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Dengan membawa nama MTs Sunan Kalijogo, para peserta tampil dengan penuh percaya diri. Dua pleton tersebut menjadi representasi semangat siswa madrasah untuk berani berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat Kabupaten Kediri.
Apa pun hasil yang diraih nantinya, pengalaman mengikuti LBB akan menjadi bagian penting dalam perjalanan para siswa. Mereka telah belajar bahwa setiap pencapaian membutuhkan proses dan setiap langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan memberikan pengalaman yang berharga.
Semoga keikutsertaan dua pleton MTs Sunan Kalijogo dalam Lomba Baris-Berbaris tingkat Kabupaten Kediri menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang.

Dua pleton, satu semangat.Langkah serempak, hati mantap.Disiplin dalam gerakan, kompak dalam perjuangan, dan berani mengukir prestasi.