MTs Sunan Kalijogo Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65

DSCF0959.JPG

MTs Sunan Kalijogo Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65

Kediri, 14 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, MTs Sunan Kalijogo menggelar upacara peringatan Hari Pramuka pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Madrasah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh khidmat dan semangat kepramukaan.
Upacara ini menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, serta memiliki rasa cinta tanah air.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara Kak Fathun Nidhom menyampaikan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional dalam memperingati Hari Pramuka ke-65 ini. Beliau juga mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Hari Pramuka bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.

“Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman setiap anggota Pramuka harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pramuka harus menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, peduli terhadap sesama, dan memiliki semangat kebangsaan.”
Beliau juga menyampaikan bahwa Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Tema tersebut mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga menjadi pribadi yang mampu belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan sekitar.
“Pramuka harus memiliki keterampilan dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Mulailah dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah, memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, serta belajar menggunakan teknologi secara bijak dan produktif,” pesan pembina.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan para siswa bahwa perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) membawa banyak peluang sekaligus tantangan. Oleh karena itu, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan karakter yang kuat.
“Teknologi memberikan kemampuan yang semakin besar, tetapi karakter memberikan arah agar kemampuan tersebut digunakan untuk kebaikan dan kebermanfaatan.”
Berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti perundungan, penyebaran berita bohong, penyalahgunaan teknologi, serta menurunnya kepedulian sosial. Untuk itu, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka diharapkan mampu menjadi benteng bagi siswa dalam menghadapi perubahan zaman.
Dalam sambutannya beliau juga mengajak seluruh siswa khususnya MTs Sunan Kalijogo untuk terus belajar, berkarya, berinovasi, menjaga lingkungan, memperkuat persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga kuat karakternya. Berani mencoba, berani berkarya, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat untuk memberikan manfaat bagi orang lain.”
Di akhir amanatnya, pembina mengajak seluruh warga madrasah menjadikan peringatan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, meningkatkan kedisiplinan, dan memperluas pengabdian.
“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Mari menjadi generasi Pramuka yang berkarakter, terampil, mandiri, kreatif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.”
Upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 di MTs Sunan Kalijogo berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kegiatan tersebut diharapkan semakin menumbuhkan semangat kepramukaan di kalangan siswa sekaligus membentuk generasi madrasah yang berakhlak, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan.